Memaknai Hari Kebangkitan 20 Mei bagi Seorang Guru

Bangkit berarti saat akan berdiri atau tegak. Bangkit dalam perbuatan ataupun bangkit dalam perasaan pada hakekatnya memiliki makna akan merubah posisi yang lebih tinggi dari sebelumnya. 20 Mei 1908  dengan tokoh Budi utomo memperjuangkan rasa ketidakadilan terhadap negeri ini terhadap pendudukan bangsa asing yang telah mengeruk hasil bumi Indonesia. Dengan semangat beliau mengumpulkan para pemuda/i  Indonesia dan menyerukan akan rasa perjuangan untuk bebas dari pendudukan asing, maka berserulah akan Kebangkitan Nasional.

Apakah hubungannya dengan tenaga pendidik terhadap kebangkitan Nasional ini? Kebangkitan Nasional sekarang ini tidak lah lagi sama perjuangannya dengan zaman dahulu tetapi semangat  perjuangan sangat perlu untuk mengembangkan ke profesionalisme seorang tenaga pendidik.  Profesi guru pada sekarang ini masih banyak dipertanyakan orang, apalagi telah banyak berita-berita yang menydutkan guru, sehingga nyaris guru tidak mampu membela diri.

Dalam fakta menunjukan bahwa dalam melaksanakan tugas juga mengalami kendala yang menghambat Proses Belajar dan Mengajar. Ada guru yang mampu mengatasi masalah dan banyak juga guru yang tidak mampu mengatasi masalah tersebut. Apapun ceritanya tersebut perlu kembali guru merenung untuk bangkit dalam ke profesinalisme pendidik. Kembali mengkaji kelemahan-kelebihan pada guru. Setelah dilakukan pengkajian perlu melakukan perubahan-perubahan yang mendasar untuk bangkit kembali dalam semangat mendidik.

Di Harkitnas ini perlu kita renungkan kembali konsep diri seorang guru untuk menciptakan suasan kondusif daalam belajar. Menurut Isjoni (2008), Ada beberpa faktor pendukung untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif antara lain :

  1. Luwes dalam pembelajaaran
  2. Empati dan peka terhadap segala kebutuhan siswa
  3. Mampu mengajar sesuai dengan selera siswa
  4. Mau dan mampu memberi penaguhan (reinforcement)
  5. Mau dan mampu memberi kemudahan , kehangatan  dan tidak kaku dalam PBM
  6. Mampu menyesuaikan emosi, percaya diri, dan riang dalam proses pembelajaran.

Semoga dengan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2010 ini menjadi momentum bagi kita dalam mengatasi permasalahn-permasalahan dalam proses belajar mengajar. Kita bangkit dari ketidakmampuan, kita bangkit dan keluar dari kelemahan,

Terima kasih.

3 Responses to Memaknai Hari Kebangkitan 20 Mei bagi Seorang Guru

  1. wiyonospd mengatakan:

    menciptakan suasana belajar yang kondusif sebuah tantangan bagi guru untuk terus berusaha meningkatkan kualitas pembelajaran.
    optimis menghadapi perubahan, penguasaan iptek

    salam guru inhil

  2. M. KHOLIL mengatakan:

    Ok terima kasih pak Jaini blog anda saya lin di blog saya http://halil4.wordpress.com..Trims dan mari kita banyak berbagai sesama…lewat blog.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: