Guru Belum Maksimal Mendorong Siswa Aktif dalam Belajar

Sebagian besar guru dan dosen di Indonesia belum mampu memberikan metode belajar yang memungkinkan para peserta didik aktif dalam proses belajar mengajar. Ini berdasarkan analisis dan temuan United States Agency for International Development (USAID).

USAID melaporkan, kurang lebih sepertiga pelajaran yang diobservasi di kelas tingkat dasar sampai pendidikan tinggi masih didominasi dengan ceramah.

”Masih banyak guru dan dosen di Indonesia yang menerapkan perkuliahan dengan metode pembelajaran konvensional,” ujar Direktur Pendidikan Tinggi, Djoko Santoso, saat memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas)

Akibat metode mengajar yang konvensional tersebut proses belajar tidak berjalan secara kreatif, efektif, dan menyenangkan. Menurut Djoko, dosen ataupun guru hanya memberikan kuliah di depan kelas dan mahasiswa sebagai pendengar.

Oleh karena itu, Djoko mengatakan, para guru dan dosen perlu diberikan pelatihan agar mampu mengembangkan diri mengajar secara interaktif dan mendorong siswa atau mahasiswa berperan aktif di setiap pelajaran. Begitu pula dengan mahasiswa universitas keguruan dan ilmu pendidikan jurusan pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) juga diharapkan mempelajari dan menerapkan pembelajaran aktif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM).

”Bukan berarti proses belajar Indonesia lebih buruk dari negara lain, melainkan ini upaya guru dan dosen secara global menerapkan pengajaran yang aktif,” ujar Djoko.

Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Fasli Jalal juga meminta agar pembelajaran aktif, kreatif, dan menyenangkan harus terus dilakukan. Dia mengatakan, upaya-upaya untuk menambah pengetahuan di bidang pedagogik hendaknya dijadikan menu yang mudah untuk diambil oleh guru, sekolah, perguruan tinggi (PT), dan pemerintah daerah.

“Active learning melahirkan kreativitas, inovasi, dan pembelajaran kontekstual yang berarti bagi mereka (mahasiswa). Bukan hanya sekadar menjawab pertanyaan dosen supaya dia bisa lulus, tapi merangsang kreativitas dan inovasi,” tegas Fasli.

Sumber : Republika

3 Responses to Guru Belum Maksimal Mendorong Siswa Aktif dalam Belajar

  1. M Mursyid PW mengatakan:

    Memang masih banyak yang perlu kita perbaiki, Pak.

  2. JAINI mengatakan:

    Yup…benar sekali Pak.

  3. sedjatee mengatakan:

    tetap semangat pak guru
    mengabdi untuk kecerdasan anak bangsa
    salam sukses..

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: