“Sejarah” di Lelang

Belum hilang dari ingatan kita bahwa adanya pulau Indonesia di jual, kini kembali ada yang berniat menjual sebuah benda yang bersejarah yakni patung Jend.Sudirman dan rumah jawa kuno. Keinginan menjual melalui lelang ini apakah akibat kelalaian dari pemerintah kita untuk bertindak cepat melindungi benda bersejarah ataukah hanya menarik perhatian agar benda ini diganti dengan harga yang pantas untuk pewaris. Tetapi pada hakekatnya kejadian ini muncul karena kita sudah kurang mengingat kembali sejarah besar berdirinya bangsa ini, hanya teringat ketika adanya kegiatan seremonial saja. Akankah benda bersejarah ini akan hilang dibumi Indonesia ini jika yang membeli orang luar?….
Kita berharap agar pemerintah untuk dapat secepatnya menyikapi keadaan ini agar benda-benda yang benar2 milik bangsa ini dapat dilindungi. Dalam blog tersebut http://lelangbendaantik.blogspot.com tertera tulisan ‘Dilelang’ rumah jawa kuno dan patung perunggu bersejarah. Dalam situs itu tertulis kalau patung Jenderal Sudirman ini merupakan monumen Jenderal Sudirman yang dibangun dan dibiayai sendiri oleh almarhum Roto Suwarno, di Bukit Gandrung Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Ada gambar patung Jenderal Sudirman yang diposting Sabtu, 29 Mei 2010. Ada 2 pembaca yang berkomentar kalau patung tersebut menarik. Di bawah tulisan tersebut, masih ada gambar patung Jenderal Sudirman dengan keterangan berbahasa Belanda.
Di sebelah gambar tersebut tertulis ‘Dijual secara lelang, patung perunggu bersejarah setinggi 8 meter. Patung karya seniman Saptoto tersebut saat ini berdiri megah di kawasan wisata bertaraf internasional di Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Kepada peminat bisa silahkan mengirimkan penawaran melalui email : bungasejati@gmail.com.’
Tidak ada nomor telepon yang tercantum di situs tersebut. Sedangkan di blog http://dilelang.multiply.com terpajang gambar rumah jawa kuno dan patung Sudirman.

2 Responses to “Sejarah” di Lelang

  1. M Mursyid PW mengatakan:

    Serendah-rendahnya bangsa adalah bangsa yang lupa akan sejarahnya.
    Benda2 bersejarah mestinya otomatis menjadi cagar budaya, malah dijual! Ironis Pak, ya?

  2. JAINI mengatakan:

    Itulah kenyataan bangsa kita ini sekarang pak…mudah2an pemerintah dapat menyelesaikan persoalan ini dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: