Pemerintah Akan Berdayakan Dewan Pendidikan

Keluhan masyarakat tentang lemahnya posisi Komite Sekolah dalam menentukan Rencana Anggaran Belanja Sekolah, dijawab pemerintah dengan pemberdayaan Dewan Pendidikan.

“Kami sudah beri block grant, supaya tahun depan Dewan Pendidikan bisa sebagai pendapat kedua (second opinion) tentang dunia pendidikan,” kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal. Tapi ia mengaku lupa alokasi dana yang disediakan untuk Dewan tersebut.
Dewan Pendidikan yang kini sudah terdapat di 33 provinsi dan 521 kabupaten dan kota, diakui Fasli perannya belum maksimal. Dewan yang tujuannya untuk memberikan pertimbangan bagi pihak eksekutif dan yudikatif ini, ternyata kekuatannya masih kurang.
Dalam seleksi dan pengawasan anggota Komite Sekolah, partisipasi Dewan juga belum terlihat. Sehingga, Ia mengakui, banyak anggota Komite yang diharapkan jadi pengawas di sekolah justru menjadi “alat” sekolah untuk kebijakan yang memberatkan.
Jumono dari Aliansi Orang Tua Peduli Pendidikan mengatakan, akibat otonomi sekolah, akses orang tua justru terhambat. Ia menemukan bahwa masih banyak kekuasaan kepala sekolah yang berlebihan. “Ketika ada orang tua ingin tahu banyak penggunaan anggaran di sekolah, anaknya justru diintimidasi,” ungkapnya.

Sayangnya, kata Jumono, Komite Sekolah yang harusnya berada di pihak orang tua, justru punya sikap sama dengan sekolah

 

Sumber : Tempointeraktif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: