Pemprov Tetap Prioritas Kesejahteraan Guru

Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP memberi klarifikasi dan berharap kepada para guru untuk tidak cemas dengan berbagai informasi bias yang berkembang di publik, khususnya tentang opini negatif bermuatan politis soal dana kesejahteran guru.

Pihak Pemerintah Provinsi Riau, tegas Gubri, tetap pada komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk di dalamnya, berusaha optimal memperjuangkan kesejahteraan para pahlawan tanpa tanda jasa itu.

‘’Beberapa hari ini saya bingung dengan berbagai informasi yang merebak. Baik tentang dana kesejahteraan yang dipotong maupun informasi lainnya. Semua itu tidak benar. Sebab saat ini belum ada putusan akhir tentang alokasi dana tersebut. Kendati demikian kita tetap berkomitmen untuk memperjuangkan secara optimal dana kesra untuk para guru,’’ ujar Rusli di sela-sela kegiatan halal bi halal masyarakat Kampar di Kota Pekanbaru
Menurutnya, isu simpang-siur tersebut sejatinya memang harus diluruskan, karena saat ini alokasi dana sama sekali belum final bahkan belum dibahas di kalangan legislatif. Sehingga porsi anggaran belum bisa dipastikan.
‘’Saya harap rekan-rekan media jangan membuat opini yang buruk, sehingga kita bisa sama-sama mendukung perkembangan Provinsi Riau. Apalagi sampai menghubung-hubungkan dengan pelaksanaan PON 2012. Sebab meskipun APBD kita minim, kita tetap memperjuangkan program-program berskala prioritas,’’ jelasnya.
Bahkan dia mengatakan Pemprov Riau terus berupaya memberikan perhatian ekstra untuk para tenaga pengajar di Riau. Seperti alokasi dana untuk para guru bantu yang setiap tahunnya dianggarkan mencapai Rp100 Miliar. ‘’Selain memberikan alokasi dana yang cukup besar, kita juga selalu memperjuangkan para tenaga pengajar tersebut agar mendapat kesempatan menjadi pegawai negeri sipil,’’ imbuhnya.

Dia juga menyikapi informasi yang mengatakan pemerintah Pemprov Riau menganggarkan dana sekitar Rp96 miliar untuk Kwarda Pramuka. Lagi-lagi dia menekankan bahwa pembahasan APBD masih belum final dan usulan tersebut sama sekali tidak pernah terjadi.
‘’Saya heran dengan informasi tersebut. Itu tidak benar. Bahkan saya telah menelepon langsung Bappeda untuk menyikapi hal itu. Dan ternyata itu tidak ada. Apalagi sampai yang menghubung-hubungkan dengan Ketua Kwarda. Ini juga hendaknya dapat diluruskan. Yang pasti kita selalu berbuat dan berikhtiar dengan baik untuk perkembangan Riau ke depan,’’ paparnya dengan tetap mengharapkan media dapat memberikan informasi yang sifatnya mempersatukan seluruh elemen masyarakat.
Gubri juga mengharapkan momentum kegiatan halal bi halal dapat menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan memupuk rasa persaudaraan. Karena dengan kebersamaan dan rasa kekompakan akan menjadi suatu langkah positif dalam membangun Provinsi Riau ke depan untuk menjadi lebih baik.

Tetap Dianggarkan
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Provinsi Riau juga sudah membantah jika alokasi dana dukungan kesejehteraan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan guru PNS dan non PNS pada tahun 2011 tidak diusulkan oleh dinas. Bantahan ini disampaikan langsung oleh Kadisdik Riau Prof Dr Irwan Efendi MSc, Kamis (14/10) di Pekanbaru. Menurut Irwan, sebelum Musrenbang Pemprov Riau 2010 kemarin, Disdik mengusulkan dana dukungan kesejehteraan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan guru PNS dan non PNS sebesar Rp112,61 miliar dan ini usulan pertama.

‘’Setelah Musrenbang selesai, usulan itu tidak mengalami perubahan, sampai pembahasan di internal Disdik. Namun karena berbagai pertimbangan dan juga hal lain, alokasi anggaran itu berkurang menjadi Rp101,61 miliar,’’ kata Irwan.

Pembahasan anggaran ini menurut Irwan sampai enam kali, barulah nilainya disetujui. Sebelumnya dalam pembahasan internal, alokasi anggaran itu terus dilakukan, namun dalam pembahasan terakhir alokasi anggaran dari Rp101,61 miliar mengalami penurunan mejadi Rp89,36 miliar.
‘’Setelah anggaran ini diajukan ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DPRD Riau, oleh tim dialihkan pos anggaran tersebut ke Sekretariat Daerah, tidak lagi berada di pos Disdik Riau. Atas peralihan pos anggaran itulah, makanya Disdik menghapus kegiatan tersebut dalam anggaran Disdik,’’ jelas mantan Rektor Umri ini.
Anggapan yang berkembang saat ini menurut Irwan, adalah Disdik Riau tidak mengusulkan dan menghapus anggaran tersebut, padahal itu tidak benar. Alokasi anggaran tersebut hanya berpindah pos anggaran, dari Disdik ke Sekretariat Daerah, sementara dananya tetap ada. ‘’Yang terpenting adalah dananya ada, pos anggarannya terserah di mana saja,’’ kata Irwan.

Dewan Menggaransi Tetap Ada
Hal yang sama juga diungkapkan pihak legislatif. Bahkan DPRD Riau berjanji akan menggaransi bantuan kesejahteraan guru tetap ada. Bantuan Kesra tersebut tidak akan hilang, hanya karena sifatnya bantuan maka akan dipindah ke pos anggaran Sekretariat Daerah.

‘’Kita heran dengan adanya pemberitaan seolah-olah DPRD mencoret bantuan kesejahteraan untuk guru. Padahal kita, khususnya Banggar belum membahas RAPBD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah, tapi tiba-tiba ada statemen yang seperti itu,’’ ujar Ketua DPRD Riau, Drs HM Johar Firdaus MSi kepada Riau Pos.
Dikatakan, pihaknya juga sangat menghargai profesi guru dan perannya dalam mendidik generasi muda. Apalagi sebagian anggota DPRD Riau juga banyak yang berlatar belakang pendidik. Untuk itu, para guru diminta tidak cemas dengan isu tersebut, karena DPRD akan menggaransi bantuan tersebut tetap ada.
‘’Hanya saja, bantuan yang semula dikoordinasikan oleh dinas, namun karena sifatnya maka dipindah ke pos anggaran Setda. Ke depan, anggaran dinas hanya berisi kegiatan, bukan bantuan. Jadi kita minta pengertiannya dan jangan terpancing dengan isu-isu yang berkembang,’’ tambahnya.

Sumber : Riau Pos

One Response to Pemprov Tetap Prioritas Kesejahteraan Guru

  1. ramlannarie mengatakan:

    salam kenal pak, kunjungan balik ditunggu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: